Disini kami akan menjelaskan sedikit tentang Fire wall Server ^^
Firewall
merupakan suatu sistem yang diterapkan baik terhadap hardware ,
software ataupun sistem itu sendiri yang bertujuan untuk melindungi,
baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua
hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan
luar yang bukan termasuk ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat
berupa sebuah workstation, server, router, atau local area network
(LAN).
Cara
Kerja
firewall
adalah software aplikasi yang didesain untuk digunakan oleh end-user,
yaitu pengguna komputer desktop/laptop sehingga sistem yang
dilindungi terbatas kepada komputer yang diinstal personal firewall
tersebut. Jika sebuah software firewall (atau software apapun)
terinstal dalam sistem, kita perlu mengetahui sejelas mungkin apa
yang dilakukan software tersebut.
Banyak
sekali pilihan software personal firewall, tetapi secara fundamental,
personal firewall mengerjain tugas-tugas sebagai berikut :
1.
Mengontrol traffic jaringan
Traffic
jaringan terjadi karena adanya komunikasi/pertukaran data
antarkomputer/host. Salah satu cara mudah untuk melihatnya, klik pada
Local Area Connection untuk menampilkan status. Jika Anda melihat
paket send/received menunjukkan angka yang terus bertambah, maka saat
itu terjadi lalu-lintas data masuk (received) dan keluar (send).
Tugas firewall adalah menginspeksi paket-paket ini, apakah diijinkan
atau ditolak, sesuai dengan konfigurasi access policy yang
diberikan.Elemen-elemen paket data yang diinspeksi dapat berupa IP
address dan port tujuan paket tersebut berasal, juga tentunya IP
address dan port tujuan paket tersebut. Selain itu, header
information paket juga dapat menjadi parameter filter.Bayangkan jika
dalam hal ini komputer anda tidak menggunakan firewall, semua IP dan
port yang available dapat digunakan oleh paket data, sementara tidak
semua paket data Anda perlukan, atau justru berbahaya jika tidak
dicegah. Misalnya, sebuahspyware yang secara diam-diam mengirimkan
paket yang berisi data rahasia dari harddisk Anda. Selain data bocor,
Anda juga telah menyia-nyiakan bandwicth dan kuota upload/download.
2.
Memberikan notifikasi
Personal
firewall memberikan notifikasi/peringatan saat sebuah aplikasi
mencoba melakukan koneksi keluar. Peringatan-peringatan ini dapat
mengganggu jika Anda tidak mengetahiu fungsinya, tetapi bagi yang
memahami fungsinya, Anda dapat memilih langkah yang benar dengan
menentukan apakah mengizinkan koneksi tersebut atau tidak. Banyak
malware yang berusaha melakukan koneksi keluar, tetapi dengan fitur
firewall ini, Anda dapat mengetahui kemana koneksi dilakukan, dari
program apa, dan menggunakan port berapa.
3.
Menentukan program yang dapat mengakses jaringan
Salah
satu resiko jika Anda melakukan kofingurasi personal firewall adalah
beberapa aplikasi intranet/internet bisa tidak bekerja. Firewall
dapat melakukan block/unblock aplikasi, tetapi kebijakannya ada
ditangan Anda.
Sekian penjelasannya ^^
Sumber: http://tulisanilmukomputer.blogspot.co.id/2014/02/pengertian-firewall-server.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar