Kamis, 07 Januari 2016

KONFIGURASI PC CLIENT

KONFIGURASI PC CLIENT


Contoh langkah pengerjaannya:

1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).


2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to the internet through a residental gateway.


3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem. Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.


4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).


5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer agar langkah setting lebih mudah.


6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.


7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan / Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.


8) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan barunya.


9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PCServer dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.


Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesankoneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudahdi Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambatsilahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atautidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan denganbaik atau belum.


Sumber:
http://rendyriskianto.blogspot.co.id/2009/11/setting-konfigurasi-jaringan-pada.html

Artikel selanjutnya:
konfigurasi-switchrouter.html
konfigurasi-server.html

Konfigurasi Switch/Router

KONFIGURASI Switch/Router



Contoh langkah pengerjaannya:



Berikut ini setting yang admin gunakan yaitu melalui winbox :


  1. Login ke mikrotik anda menggunakan winbox
  2. Pada menu "Interface" akan nampak seperti gambar berikut
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750
    Dari gambar diatas akan sobat temukan Interface "Local" yang mengarah pada jaringan lokal (LAN) dan Interface "Public" yang mengarah pada internet (modem), juga terdapat ether3, ether4 dan ether5 yang nantinya kita setting sebagai switch.
  3. Klik 2X pada interface ether3, ether4 dan ether5 kemudian setting sebagai berikut.
    Pada interface ether3, ether4 dan ether5 pilih tab "General" kemudian isikan :

    • Name : ether3 (atau dengan nama lain)
    • ARP : enable
    • Master Port : Local (interface yang mengarah pada lan)
    • Pilih OK
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Settingan yang sama pada ether4 dan ether5, yang membedakan hanya nama interfacenya.
  4. Langkah selanjutnya kita akan membuat rule pada IP Firewall.
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750
  5. Selanjutnya akan muncul jendela "Firewall" kemudian pilih "Filter Rules". Disini kita akan menambahkan rule agar ether3, ether4 dan ether5 dapat mengakses internet dengan mendapatkan IP dhcp, berikut settingannya :
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750
  6. Klik tanda tambah yang berwarna merah untuk membuat rule seperti gambar poin 5, selanjutnya setting seperti gambar berikut :
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : input
    • Protocol : 1 (icmp)
    Pada tab "Action" pilih "accept" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK"
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750
  7. Buat rule baru dengan cara yang sama seperti poin 6 kemudian isikan seperti gambar berikut :
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : Input
    • Connection State : established
    Pada tab "Action" pilih "accept" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK" (sama dengan poin 6)
  8. Buat rule baru lagi langkah-langkahnya sama dengan poin 7, hanya saja pada "Connection State" dipilih "related" dan pada tab "Action" pilih "Accept", lihat gambar berikut :
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750
  9. Langkah terakhir adalah dengan membuat rule baru lagi seperti gambar berikut :
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : Input
    • In.Interface : Public
    Pada tab "Action" pilih "drop" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK" (sama dengan poin 6)
    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750


Reboot routerboard anda kemudian tes pada slot ether3, ether4 dan ether5 kemudian ping ke yahoo jika reply maka settingan kita sudah benar,

Sumber:
http://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/03/cara-seting-mikrotik-routerboard.html


Artikel selanjutnya:

KONFIGURASI SERVER

KONFIGURASI SERVER



Contoh langkah pengerjaannya:


Konfigurasi DHCP Server
-> Menginstall DHCP-server,dengan perintah:
# apt-get install dhcp3 server


-> Konfigurasi file konfigurasi /etc/dhcp3/dhcpd.conf, dengan perintah :
# pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Edit Script di bawah ini :
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.2 192.168.1.254;
option domain-name-servers 192.168.1.1;
option domain-name “komputer server”;
option routers 192.168.1.1;
option broadcast-address 192.168.1.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}


-> Menjalankan daemon dhcp server, dengan perintah :
# /etc/init.d/dhcp3-server restart
Starting DHCP server : dhcpd3 .


-> Uji Coba Koneksi , ping alamat server bila ada reply maka configurasi anda berhasil.
Konfigurasi DNS server
Install paket bind9 untuk versi yang terbaru, dengan perintah #apt-get install bind9


Ø Memastikan paket bind9 apakah sudah terinstall dengan benar, dengan perintah # dpky –l bind9

Ø Mengedit script resolf.conf, dengan perintah :
# pico /etc/resolv.conf


Ø Mengedit script named.conf, dengan perintah:
# pico /etc/bind9/named.conf


Edit seperti dibawah ini:
};
Zone “debian.com,” { Nama Server
Type master;
File “/var/cache/bind/db.debian”; Tempat file disimpan
};
Zone “192.in-addr.arpa” {
Type master;
File “/var/cache/bind/db.192”; Tempat file di simpan
};


Ø Copy file db.127 dan db.local pada directoty yang sama ,dengan perintah:
# cp db.127 db.192
# cp db.local db.debian


Lalu pindah pada directory /var/cache/bind,dengan perintah:
# mv db.192 /var/cache/bind
# mv db.debian /var/cache/bind


Ø Membuat file zone forward yang berfungsi untuk menerjemahkan nama ke IP Address dari zona lokalnya.dengan perintah:
# pico /var/cache/bind/db.debian
$TTL 604800
@ IN SOA debian.com. root.debian.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@     IN     NS     debian.com.
@     IN     A     192.168.1.1
www     IN     A     192.168.1.1


Ø Membuat file zone forward yang berfungsi menerjemahkan IP Address ke nama dari zona lokalnya, dengan perintah
# pico /var/cache/bind/db.192
$TTL 604800
@ IN SOA debian.com. root.debian.com. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@     IN     NS     debian.com.
1.1.168 IN     PTR     debian.com.
www     IN     PTR     debian.com.


Ø Merestart daemon DNS Server, dengan perintah :
# /etc/init.d/bind9 restart
Stopping domain name service . . . : bind .
Starting domain name service . . . : bind .


Ø Mencoba DNS Server apakah sudah berjalan dengan baik dan benar dengan perintah ping
# ping 
http://www.debian.com
Jika muncul reply berarti konfigurasi anda berhasil


Konfigurasi FTP server
Menginstall vsftpd,dengan perintah:
#apt-get vsftpd


Ø Mengedit script vsftpd.conf
#pico /etc/vsftpd.conf
# Allow anonymous FTP? (Beware – allowed by default if you comment this out )
anonymous_enable=YES
#
# Uncoment this to allow local users to log in.
local_enable=YES
#
# Uncoment this to enable any form of FTP write command.
write_enable=YES
# Default umask for local user is 077. you may wish to change this to 002,
# if your user expect that (022 is used by most other ftpd’s)
# local_umask=022
#
# Uncomment this to allow the anonymous FTP user to upload files. This only
# has an effect if the above global write enable is activated. Also, you will
# obviously need to create a directory writable by the FTP user.
anon_upload_enable=YES
#
# Uncomment this if you want the anonymous FTP user to be able to create
# new directories.
anon_mkdir_write_enable=Yes
#
# Activate directory messages-messages given to remote users when they
# go into a certain directory.
dirmessage_enable=YES
#
# Activate logging of uploads/downloads.
xferlog_enable=YES
#
# Make sure PORT transfer connections orginate from port 20 ( ftp-data).
connect_from_port_20=YES

Ø Merestart daemon FTP
#/etc/init.d/vsftpd restart

Shutting down vsftpd :
Starting vsftpd for vsftpd :


Konfigurasi SAMBA server
Install paket samba untuk versi yang terbaru
#apt-get install samba
Mengedit script smb.conf
#pico /etc/samba/smb.conf
#=================== Global Settings ====================
[global]
workgroup = tkj        —-> nama workgroup yang muncul nantinya
netbios name = kyky
security = share —-> apabila ingin di password “share” diganti dengan “user”
[lagu]
comment = lagu
path = home/tkj/kyky
read only = yes
public = yes
valid user = nobody
write list = yes


Merestart daemon Samba
#/etc/init.d/samba restart
Untuk test apakah konfigurasi kita sudah berhasil, lakukan pengecekan menggunakan search ->computers or people ->a computer on the network ->ketikkan alamat IP kita

Konfigurasi Squid server
Install paket squid, dengan perintah:
#apt-get install squid
Mengedit script squid.conf
#pico /etc/squid/squid.conf
visible_hostname (hostname yg diperlukan)
cache_mgr (alamat e-mail)
http_port 3128 transparent
always_direct allow all
cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256
dan Edit juga script di bawah ini :
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl lab1 src 192.168.1.0/255.255.255.0
acl tidak dstdomain 
http://www.friendster.com
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl SSL_ports port 443 # https
acl SSL_ports port 563 # snews
acl SSL_ports port 873 # rsync
acl Safe_ports port 80 # http
acl Safe_ports port 21 # ftp
acl Safe_ports port 443 # https
acl Safe_ports port 70 # gopher
acl Safe_ports port 210 # wais
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
acl Safe_ports port 488 # gss-http
acl Safe_ports port 591 # filemaker
acl Safe_ports port 777 # multiling http
acl Safe_ports port 631 # cups
acl Safe_ports port 873 # rsync
acl Safe_ports port 901 # SWAT
acl purge method PURGE
acl CONNECT method CONNECT


Membuat cache directory dengan mengetikkan perintah
#squid –z
Merestart daemon Squid
#/etc/init.d/squid restart


Untuk test apakah konfigurasi Anda sudah berhasil, buka Internet Explorer
tools
internet options
connections
LAN setting
Pilih use automatic configuration script
lalu isikan pada address alamat server kita


Konfigurasi MAIL server
-> Instal paket postfix
1. Masukkan cd debian yang tersedia paket
postfix
2. Ketikkan perintah berikut untuk menginstal
#apt-get install postfix


-> Instal paket courier-imap
1. Masukkan cd debian yang tersedia paket
courier-imap
2. Ketikkan perintah berikut untuk menginstal
#apt-get install courier-imap


-> Instal courier-pop
1. Masukkan cd debian yang tersedia paket
courier-pop
2. Ketikkan perintah berikut untuk menginstal
#apt-get install courier-pop


-> Instal paket squirrelmail
1. Masukkan cd debian yang tersedia paket
squirrelmail
2. Ketikkan perintah berikut untuk mengistal
#apt-get install squirrelmail


-> Konfigurasi script postfix
1. Edit file main.cf
#vim /etc/postfix/main.cf
2. Tambahkan script di bawah ini
mydomain = 
http://www.tkj.sch.id
home_mailbox = Maildir/
mynetworks = 127.0.0.0/8 10.252.22.0/24


-> Konfigurasi virtual host squirrelmail
1. Edit file apache2
#vim /etc/apache2/sites-available/default
2. Tambahkan script di bawah ini
Alias /webmail “/usr/share/squirrelmail/”
Allow from all


-> Membuat user di server
1. Ketikkan perintah berikut
#adduser [terserah]

-> Membuat folder maildir di user tertentu
#cd /home/[user]
#maildirmake Maildir
#chown [user].[user] Maildir /-Rf


-> Testing squirrelmail
1. Buka web browser
http://www.debian.com/webmail
-> Testing mail server
1. Buat user 1
2. Masuk ke 
http://www.debian.com
3. Login sebagai user
4. kirim e-mail ke user 1


WEB SERVER

* Install apache dengan perintah :
# apt-get install apache2
* Lihat apakah filedefault sudah ada dengan perintah:
# pico /etc/apache/site-availaible/default
Tidak perlu mengedit apapun di file tsb.
* Untuk Tampilan Webserver, kita dapat mengeditnya dengan :
# pico /var/www/apache-default/index.html
Setelah selasai simpan konfigurasi tsb.
* Restart apache dengan perintah :
# /etc/init.d/apache2 restart


Sumber: https://liaunyoe.wordpress.com/konfigurasi-server/

Rabu, 06 Januari 2016

Firewall Server

Disini kami akan menjelaskan sedikit tentang Fire wall Server ^^

Firewall merupakan suatu sistem yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri yang bertujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan termasuk ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat berupa sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN).

Cara Kerja 

firewall adalah software aplikasi yang didesain untuk digunakan oleh end-user, yaitu pengguna komputer desktop/laptop sehingga sistem yang dilindungi terbatas kepada komputer yang diinstal personal firewall tersebut. Jika sebuah software firewall (atau software apapun) terinstal dalam sistem, kita perlu mengetahui sejelas mungkin apa yang dilakukan software tersebut.

Banyak sekali pilihan software personal firewall, tetapi secara fundamental, personal firewall mengerjain tugas-tugas sebagai berikut :

1. Mengontrol traffic jaringan

Traffic jaringan terjadi karena adanya komunikasi/pertukaran data antarkomputer/host. Salah satu cara mudah untuk melihatnya, klik pada Local Area Connection untuk menampilkan status. Jika Anda melihat paket send/received menunjukkan angka yang terus bertambah, maka saat itu terjadi lalu-lintas data masuk (received) dan keluar (send). Tugas firewall adalah menginspeksi paket-paket ini, apakah diijinkan atau ditolak, sesuai dengan konfigurasi access policy yang diberikan.Elemen-elemen paket data yang diinspeksi dapat berupa IP address dan port tujuan paket tersebut berasal, juga tentunya IP address dan port tujuan paket tersebut. Selain itu, header information paket juga dapat menjadi parameter filter.Bayangkan jika dalam hal ini komputer anda tidak menggunakan firewall, semua IP dan port yang available dapat digunakan oleh paket data, sementara tidak semua paket data Anda perlukan, atau justru berbahaya jika tidak dicegah. Misalnya, sebuahspyware yang secara diam-diam mengirimkan paket yang berisi data rahasia dari harddisk Anda. Selain data bocor, Anda juga telah menyia-nyiakan bandwicth dan kuota upload/download.

2. Memberikan notifikasi

Personal firewall memberikan notifikasi/peringatan saat sebuah aplikasi mencoba melakukan koneksi keluar. Peringatan-peringatan ini dapat mengganggu jika Anda tidak mengetahiu fungsinya, tetapi bagi yang memahami fungsinya, Anda dapat memilih langkah yang benar dengan menentukan apakah mengizinkan koneksi tersebut atau tidak. Banyak malware yang berusaha melakukan koneksi keluar, tetapi dengan fitur firewall ini, Anda dapat mengetahui kemana koneksi dilakukan, dari program apa, dan menggunakan port berapa.

3. Menentukan program yang dapat mengakses jaringan

Salah satu resiko jika Anda melakukan kofingurasi personal firewall adalah beberapa aplikasi intranet/internet bisa tidak bekerja. Firewall dapat melakukan block/unblock aplikasi, tetapi kebijakannya ada ditangan Anda.

Sekian penjelasannya ^^



Sumber: http://tulisanilmukomputer.blogspot.co.id/2014/02/pengertian-firewall-server.html