Mail
Server
Mail
server (E-mail server) digunakan untuk mengirim surat melalui
internet. Untuk membuat mail server harus terdapat SMTP dan POP3
server yang digunakan untuk mengirim dan menerima email.
Prinsip
kerja mail server
• Jika
ada mail local maupun mail remote yang mepergunakan SMTP, diletakkan
pada direktori /var/mail/postfix/maildrop.
• Di
sini akan dicek host, domain, maupun user name yang dituju.
Pengecekan juga termasuk yang didefinisikan di /etc/aliases
dan ~/.forward.
Jika bermasalah, mail akan dikembalikan ke pengirim. Bisanya ada satu
tembusan ke postmaster.
• Dari
maildrop, mail akan di clean up dengan menambah header dan meletakkan
di direktori /var/mail/postfix/imcoming.
Disini program Queue
Manager diaktifkan.
• Queue
manager akan memisahkan mail-mail yang ditujukkan untuk jaringan
local dan mail yang ditujukan untuk host jaringan remot. Jika ada
mail yang macet, Queue
Manager
akan memilahnya sehingga tidak mempengaruhi pengaturan mail lainnya.
• Trivial-rewrite
adalah program yang dipanggil oleh Queue
Manager
untuk resolving alamat dari tujuan surat.
Software
Client Mail yang digunakan adalah Squirrelmail
versi 1.4.20.
Squirrelmail 1.4.20 merupakan client mail berbasis web. Keuntungan
client mail berbasis web yaitu user tidak perlu mengatut konfigurasi
mail client. Sehingga user cukup hanya mengetahui user name,
password, dan URL/IP address ke mail client.
Cara
Kerja Mail Server
•
Saat kita mengirim
email, maka email tersebut akan di simpan di email-server menjadi
satu file berdasarkan tujuan email yang berisi sumber, tujuan, serta
dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman.
• Ketika
kita hendak membaca email, maka kita mengakses email server dan
membaca pada file yang adalah milik kita dan berisi email untuk kita
dan menampilkannya pada browser.
•
Misalnya kita
memiliki account TeKaJe, maka pada saat TeIA mengirim email ke TeKaJe
pada email server akan terdapat TeKaJe.txt yang berisikan data yang
dikirimkan.
•
Kemudian saat
TeKaJe ini membaca email pada inboxnya pada data tersebut, akan
ditampilkan pada browser TeKaJe.
• Pada
email server ada dua server yang berbeda: incoming dan outgoing
server. server yang biasa menangani outgoing email adalah server SMTP
(Simple
Mail Transfer Protocol)
pada port 25 sedangkan untuk menangani incoming email adalah
POP3(Post Office Protcol) pada port 110 atau IMAP (Internet
Mail Access Protocol)
pada port 143.
• Saat
mengirim email maka email anda akan ditangani oleh SMTP server dan
akan dikirim ke SMTP server tujuan, baik secara langsung maupun
melalui melalui beberapa SMTP server dijalurnya. apabila server
tujuan terkoneksi maka email akan dikirim, namun apabila tidak
terjadi koneksi maka akan dimasukkan ke dalam queue dan di ‘resend
setiap 15 menit’.
Apabila dalam 5 hari tidak ada perubahan maka akan diberikan
undeliver notice ke inbox pengirim.
• Apabila
email terkirim email akan masuk pada POP3 server atau IMAP server.
jika menggunakan POP3 server maka apabila kita hendak membaca email
maka email pada server di download sehingga email hanya akan ada pada
mesin yang mendownload email tersebut, dengan kata lain kita hanya
bisa membaca email tersebut pada device yang mendownload email
tersebut. berbeda dengan POP3 IMAP server mempertahankan email pada
server sehingga email dapat dibuka kembali lewat device yang berbeda
.
Sumber:
http://microcyber2.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-dan-cara-kerja-mail-server.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar