Selasa, 15 Desember 2015

Mail Server

Mail Server

Mail server (E-mail server) digunakan untuk mengirim surat melalui internet. Untuk membuat mail server harus terdapat SMTP dan POP3 server yang digunakan untuk mengirim dan menerima email.

Prinsip kerja mail server

• Jika ada mail local maupun mail remote yang mepergunakan SMTP, diletakkan pada direktori   /var/mail/postfix/maildrop.

• Di sini akan dicek host, domain, maupun user name yang dituju. Pengecekan juga termasuk yang didefinisikan di /etc/aliases dan ~/.forward. Jika bermasalah, mail akan dikembalikan ke pengirim. Bisanya ada satu tembusan ke postmaster.

• Dari maildrop, mail akan di clean up dengan menambah header dan meletakkan di direktori /var/mail/postfix/imcoming. Disini program Queue Manager diaktifkan.

• Queue manager akan memisahkan mail-mail yang ditujukkan untuk jaringan local dan mail yang ditujukan untuk host jaringan remot. Jika ada mail yang macet, Queue Manager akan memilahnya sehingga tidak mempengaruhi pengaturan mail lainnya.

• Trivial-rewrite adalah program yang dipanggil oleh Queue Manager untuk resolving alamat dari tujuan surat.

Software Client Mail yang digunakan adalah Squirrelmail versi 1.4.20. Squirrelmail 1.4.20 merupakan client mail berbasis web. Keuntungan client mail berbasis web yaitu user tidak perlu mengatut konfigurasi mail client. Sehingga user cukup hanya mengetahui user name, password, dan URL/IP address ke mail client.

Cara Kerja Mail Server

Saat kita mengirim email, maka email tersebut akan di simpan di email-server menjadi satu file berdasarkan tujuan email yang berisi sumber, tujuan, serta dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman. 

• Ketika kita hendak membaca email, maka kita mengakses email server dan membaca pada file yang adalah milik kita dan berisi email untuk kita dan menampilkannya pada browser.

Misalnya kita memiliki account TeKaJe, maka pada saat TeIA mengirim email ke TeKaJe pada email server akan terdapat TeKaJe.txt yang berisikan data yang dikirimkan.

Kemudian saat  TeKaJe  ini membaca email pada inboxnya pada data tersebut, akan ditampilkan pada browser TeKaJe.

• Pada email server ada dua server yang berbeda: incoming dan outgoing server. server yang biasa menangani outgoing email adalah server SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) pada port 25 sedangkan untuk menangani incoming email adalah POP3(Post Office Protcol) pada port 110 atau IMAP (Internet Mail Access Protocol) pada port 143.

• Saat mengirim email maka email anda akan ditangani oleh SMTP server dan akan dikirim ke SMTP server tujuan, baik secara langsung maupun melalui melalui beberapa SMTP server dijalurnya. apabila server tujuan terkoneksi maka email akan dikirim, namun apabila tidak terjadi koneksi maka akan dimasukkan ke dalam queue dan di ‘resend setiap 15 menit’. Apabila dalam 5 hari tidak ada perubahan maka akan diberikan undeliver notice ke inbox pengirim.

• Apabila email terkirim email akan masuk pada POP3 server atau IMAP server. jika menggunakan POP3 server maka apabila kita hendak membaca email maka email pada server di download sehingga email hanya akan ada pada mesin yang mendownload email tersebut, dengan kata lain kita hanya bisa membaca email tersebut pada device yang mendownload email tersebut. berbeda dengan POP3 IMAP server mempertahankan email pada server sehingga email dapat dibuka kembali lewat device yang berbeda .

Sumber: http://microcyber2.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-dan-cara-kerja-mail-server.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar